25 Agustus 2008
Dear pelanggan yang setia,
Saya baru saja pulang dari perjalanan saya bersama Malaysian elder kami bapak Rajendra Rao Moses untuk mengunjungi pelanggan kami di kota Yogyakarta. Adalah sangat menyenangkan melihat kesungguhan hati pelanggan di sana di dalam keinginan mereka untuk mengenal lebih banyak kebenaran Alkitab. Demikian juga mereka menyampaikan tentang keinginan mereka untuk merayakan hari-hari raya Alkitab bersama dengan kami di Malang tahun depan. Bahkan di setiap hari Sabatnya mereka mendengarkan materi khotbah yang kami kirimkan. Sungguh suatu hal yang sangat positif yang kami lihat di dalam pertumbuhan rohani pelanggan di kota Yogyakarta tersebut.
Oleh karena kepadatan jadwal saya, saya tidak dapat menuliskan satu email pun kepada anda. Bagaimanapun juga, anda akan kembali menerima email-email dari saya.
Inilah renungan mingguan anda kali ini:
Apakah anda mengasihi hukum Allah? Kita pada saat ini hidup di tengah situasi dimana umat Kristen sering menganggap bahwa hukum-hukum Allah adalah beban, yaitu bahwa hukum-hukum itu sudah kuno atau sudah tidak penting lagi. Pendapat seperti ini sesungguhnya melupakan suatu kenyataan yang penting bahwa hukum-hukum tersebut diberikan oleh Allah kepada bangsa Israel sehingga bangsa itu dapat menjadi terang dunia (Ulangan 4:1-10). Demikian juga pendapat semacam ini lupa bahwa Daud sesungguhnya adalah seorang manusia yang mencintai hukum Allah dan senang akan hukum-hukumNya (Mazmur 119:16, 97, 127), dan bahwa Daud memohon kepada Allah, "bukalah mataku, sehingga aku dapat melihat hal-hal yang menakjubkan dari hukum-hukumMu" (Mazmur 119:18). Banyak umat Kristen di zaman Wasiat Baru yang juga tidak memperhatikan kata-kata rasul Paulus, yang mengatakan bahwa hukum Allah itu adalah "suci dan kudus". Ia juga mengatakan bahwa "Aku bersuka di dalam hukum Allah" (Roma 7:12,22). Apa yang kebanyakan orang gagal melihat tentang hukum Allah adalah bahwa sesungguhnya hukum tersebut adalah bagian dari nubuatan akhir zaman, dimana dikatakan bahwa pada akhir zaman orang-orang Israel akan memberontak melawan hukum-hukum Allah (Hosea 8:1). Allah memperingatkan bangsa Israel akhir zaman, "Sekalipun Kutuliskan baginya banyak pengajaran-Ku, itu akan dianggap mereka sebagai sesuatu yang asing." (Hosea 8:12). Banyak umat Kristen yang akan terkejut ketika Yesus Kristus kembali dan menempatkan Daud di takhta untuk memerintah bangsa Israel di dalam Kerajaan Allah (Hosea 3:5). Daud (dan para orang kudus yang telah dibangkitkan) akan kemudian mengajarkan hukum-hukum Allah kepada seluruh dunia (Yesaya 2:2-4). Itulah suatu masa depan yang indah bagi mereka yang mengasihi hukum-hukum Allah!
All the best,
Arius Nusantara
Office Manager
The Living Church of God Indonesia
P.O. BOX 253
Malang, East Java
Indonesia 65100