20 Mei 2008
Dear pelanggan yang setia,
Inilah renungan mingguan anda kali ini:
Apakah Anda Mencintai Hukum Allah?
Kita hidup di dalam suatu masa di mana banyak umat Kristen yang mempercayai bahwa hukum Allah adalah suatu beban. Lebih jauh mereka menganggap bahwa hukum Allah tersebut sudahlah kuno dan tidak diperlukan lagi. Mereka lupa bahwa hukum-hukum tersebut diberikan oleh Allah kepada bangsa Israel agar mereka dapat menjadi terang dunia (Ulangan 4:1-10). Demikian juga orang sering lupa bahwa Daud adalah orang yang menyenangi hukum Allah. (Mazmur 119:16, 97, 127). Daud bahkan pernah meminta kepada Allah untuk menyingkapkan matanya sehingga ia dapat memandang keajaiban Taurat Allah. (Mazmur 119:18). Banyak umat Kristen Wasiat Baru juga mengabaikan kata-kata rasul Paulus, yang berkata bahwa hukum-hukum Allah adalah "kudus, baik, dan benar" Ia juga mengatakan, "Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah" (Roma 7:12,22). Apa yang orang modern gagal untuk memahami tentang hukum Allah adalah bahwa hukum tersebut sesungguhnya adalah sebagian dari nubuatan akhir zaman tentang pemberontakan yang dilakukan oleh orang Israel modern. Dikatakan bahwa di akhir zaman mereka akan "memberontak" melawan hukum Allah (Hosea 8:1). Allah memperingatkan umat Israel akhir zaman, "Sekalipun Kutuliskan baginya banyak pengajaran-Ku, itu akan dianggap mereka sebagai sesuatu yang asing." (Hosea 8:12). Banyak umat Kristen akan terkejut ketika Yesus kembali dan menempatkan Daud di atas takhta untuk memerintah bangsa Israel di dalam kerajaan Allah (Hosea 3:5). Daud (dan orang kudus yang dibangkitkan) akan mengajarkan hukum-hukum Allah kepada seluruh dunia (Yesaya 2:2-4). Hal tersebut adalah masa depan yang menarik bagi mereka yang mencintai hukum-hukum Allah!
All the best,
Arius Nusantara
Office Manager
The Living Church of God Indonesia
P.O. BOX 253
Malang, East Java
Indonesia 65100