Inilah Renungan Mingguan anda:
Kesungguhan Hati: Kita membaca di dalam Pengkhotbah 9:10, "Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga." Nasehat ini diulang-ulang berkali-kali di seluruh Alkitab. Pada kenyataannya, Allah menceritakan kepada kita untuk mencari diriNya dengan sungguh-sungguh (Ulangan 4:29; 1 Tawarikh 28:9; 2 Tawarikh 15:2; Mazmur 119:2; Yeremia 29:13). Di dalam surat-suratNya, bapak Meredith pemimpin The Living Church of God, and ketua redaktur majalah Tomorrow's World selalu mengingatkan berkali-kali tentang pentingnya kita untuk bersungguh-sungguh di dalam kita melakukan tugas dan tanggung jawab rohani kita.
Kita memiliki tujuan yang sangat penting: masuk kedalam Kerajaan Allah. Kita harus mengejarnya dengan segala kekuatan dan hati kita secara rajin dan bersungguh-sungguh. Paulus menuliskan didalam Ibrani 6:11, "Tetapi kami ingin, supaya kamu masing-masing menunjukkan kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya." Kesungguhan hati adalah suatu hal yang tidak dapat dipisahkan di dalam usaha kita mencapai tujuan yang utama. Kita juga membaca, "Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia." (Ibrani 11:6).
Inagatlah apa yang dituliskan oleh rasul Paulus di dalam suratnya yang terakhir kepada Timotius, "Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu." (2 Timotius 2:15). Kemenangan pastilah akan kita dapatkan jika kita bersungguh-sungguh dan rajin, tanpa berkeinginan untuk menoleh ke belakang.