Inilah Renungan Mingguan anda kali ini:
Setiap manusia di bumi ini memiliki 24 jam di dalam satu hari untuk menyelesaikan tugas-tugas mereka, tidak lebih tidak kurang. Beberapa sangat baik di dalam menggunakan waktu mereka, sedangkan yang lain mengeluh jika mereka kekurangan waktu yang dibutuhkan di dalam sehari untuk mengerjakan tugas-tugas mereka. Sessungguhnya dimanakah letak perbedaan dari dua kelompok yang berbeda ini? Apakah rahasia dari mereka yang dapat mengerjakan pekerjaan-pekerjaan mereka? Jawabannya terletak di dalam bagaimanakah kita dapat menggunakan waktu dengan bijaksana. Ketidakmampuan di dalam menggunakan waktu anda sebaik mungkin memiliki arti membuang waktu di dalam hidup ini dengan sia-sia. Allah bercerita kepada kita," janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat." (Efesus 5:15-16). Seperti yang kita semuanya ketahui, terdapat beberapa cara yang berbeda di dalam menyalah gunakan waktu di dalam kehidupan ini. Salah satunya adalah terpecahnya pusat perhatian sehingga kita tidak melakukan hal yang seharusnya dan semestinya sedang kita lakukan. Di dalam Amsal 4:25 kita akan membaca, "Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka." Konsentrasi adalah sesungguhnya kunci daripada pemecahan masalah ini. Kita harus berkonsentrasi, berpikir tentang bagaimanakah semestinya kita menyelesaikan suatu kegiatan. Melamun adalah juga suatu hal yang akan menyia nyiakan waktu kita. Membiarkan pikiran kita mengembara akan menyebabkan waktu hidup kita terbuang percuma. Jangan biarkan waktu di hidup anda terbuang percuma, gunakanlah waktu sebaik mungkin sehingga anda dapat menjadi seorang manusia yang efektif. "Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya." (Yohanes 13:17).